Selamat Datang | Sugeng Rawuh | Welcome | 어서 오세요 | ようこそ

Beranda

Tampilkan postingan dengan label STAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label STAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Juli 2013

Lulusan STAN Wajib Lolos TKD

Test kompetensi dasar (TKD) tidak hanya diberlakukan terhadap calon mahasiswa (praja) STPN/IPDN. Tahun ini sebanyak 3.299 lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) tahun 2012 juga akan menjalani TKD sebagai syarat untuk diangkat menjadi CPNS.

Melalui surat No. 235/2013, Kepala Biro SDM Kementerian Keuangan Juni Hastoto mengungkapkan bahwa 3.299 lulusan program D I dan D III Keuangan STAN tahun 2012 akan mengikuti TKD dengan menggunakan metode computer assisted test (CAT).

Menurut Juni Hastoto, CAT akan diselenggarakan di 12 kantor regional BKN yang sudah memiliki CAT, sementara di Pontianak dan Balikpapan yang juga ada lulusan STAN, TKD akan dilakukan di Balai Pendidikan Keuangan dengan menginstal program pada komputer yang tersedia.

Terkait dengan rencana TKD yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, Karo SDM Kementerian Keuangan mengimbau para lulusan D I dan D III STAN tahun 2012 untuk mempersiapkan diri. Adapun pelaksanaan TKD menunggu ditetapkannya formasi, yang diperkirakan akan dilakukan dalam waktu dekat.

Berdasarkan Keputusan Presiden No. 42/2002 tentang Pedoman Pelaksanaan APBN khususnya pasal 28 ayat 4 dinyatakan bahwa pengadaan pegawai hanya diperkenankan dalam batas formasi yang telah disahkan, dengan memberikan prioritas pada pegawai limpahan dari departemen/lembaga yang kelebihan pegawai, siswa/mahasiswa ikatan dinas setelah lulus dari pendidikannya, serta pegawai tidak tetap (PTT) yang telah menyelesaikan masa baktinya dengan baik.

Salah sorang lulusan D III STAN yang enggan disebutkan namanya mengaku, dengan adanya surat ini pihaknya merasa ada kepastian setelah sekitar 9 bulan setelah lulus tidak mendapat kepastian, kapan diangkat menjadi CPNS. Kendati demikian, dia sempat kaget ketika mendapat copy surat dari Karo SDM Kementerian Keuangan ini, karena harus mengikuti TKD, yang kelulusannya berdasarkan passing grade. Namun dengan pemberitahuan tersebut pihaknya akan mempersiapkan diri sebaik-baiknya supaya lolos dalam TKD, dan bisa segera diangkat menjadi CPNS.

Para lulusan STAN tersebut tersebar di sejumlah kota, yakni Medan, Palembang, pekanbaru, Jakarta, Cimahi, Yogyakarta, Malang, Denpasar, Pontianak, Balikpapan, Makassar, dan Manado.

Sumber: menpan.go.id
Baca Selengkapnya...

Senin, 01 Juli 2013

Status Kedinasan STAN Dipertanyakan (Lagi)


Jika perguruan tinggi kedinasan (PTK) lainnya sudah memasukkan tes kompetensi dasar (TKD) menjadi salah satu tahapan seleksi penerimaan mahasiswa baru, lain halnya dengan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Dalam ujian saringan masuk STAN tahun ini tidak terdapat tahapan tes kemampuan dasar. PTK yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan ini lebih memilih menyelenggarakan ujian mandiri tanpa melibatkan Kementerian PANRB dan BKN sebagai stakeholder penyelenggara TKD.

Status kedinasan STAN pun dipertanyakan karena menteri PANRB telah menginstruksikan bahwa mulai tahun ini sekolah kedinasan harus memasukkan TKD menjadi salah satu tahapan seleksi penerimaan mahasiswa baru (baca postingan saya sebelumnya: Masuk Sekolah Kedinasan Harus Tes CPNS). Jika memang STAN masih berstatus sekolah kedinasan, mengapa tidak memasukkan TKD ke dalam ujian saringan masuknya.

Hal ini akan berdampak terhadap status mahasiswa STAN kedepannya. Jika mahasiswa PTK lainnya setelah lulus mereka langsung diangkat menjadi CPNS karena sudah melaksanakan TKD yang dipersyaratkan oleh Kementerian PANRB dan sudah masuk ke dalam kuota formasi CPNS, dengan demikian status mereka menjadi lebih jelas. Tapi bagaimana dengan status mahasiswa STAN yang tidak melaksanakan TKD pada awal proses seleksi?

Dalam ketentuan ujian saringan masuk STAN disebutkan bahwa lulusan STAN akan diangkat menjadi CPNS apabila terdapat formasi yang tersedia pada tahun kelulusan dan lulus tes yang dipersyaratkan untuk menjadi CPNS (saat ini disebut TKD). Mengapa TKD tidak dilakukan pada saat proses seleksi penerimaan mahasiswa baru tetapi malah dilaksanakan setelah mahasiswanya lulus? Apakah USM tahun ini tidak berkoordinasi dengan pihak Kementerian PANRB? Jika Kementerian Keuangan sudah berkoordinasi dengan Kementerian PANRB dalam penyelenggaraan USM STAN tahun ini, pasti Kementerian PANRB akan menginstruksikan untuk memasukkan TKD ke dalam tahapan USM STAN.

Hal yang paling ditakutkan dari semua ini adalah nasib mahasiswa STAN setelah lulus, apakah mereka semua bisa diangkat menjadi CPNS. Setelah lulus mereka harus menunggu kuota CPNS dari Kementerian PANRB. Iya kalau mereka semua tertampung kalau tidak? Misalnya jumlah lulusan 5000 orang tetapi kuota CPNS yang disetujui hanya 4000 orang, lalu bagaimana nasib 1000 orang yang tidak masuk kuota. Apakah ditelantarkan begitu saja? Setelah kuota disetujui pun, mereka masih harus menunggu pelaksanaan TKD yang biasanya dilaksanakan bersamaan dengan TKD untuk pelamar umum CPNS.

Semua pihak pastinya tidak menginginkan kejadian yang menimpa lulusan STAN tahun 2012 terulang kembali. Mereka selalu dibayang-bayangi ketidakpastian dan harapan-harapan palsu yang diberikan Biro SDM Kementerian Keuangan. Jika seperti hal ini terulang kembali apakah Kementerian Keuangan akan menyalahkan dan mengambinghitamkan Kementerian PANRB (lagi)?

Baca Selengkapnya...

Jumat, 07 Juni 2013

Pemda Sumbawa akan Buka STAN, Rekrut 35 PNS Menjadi Mahasiswa

Pemda Sumbawa merencanakan untuk membuka Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) di Sumbawa. Dibukanya sekolah tinggi ini setelah adanya sinyal kerjasama antara Pemda dan STAN dengan menggunakan sistem cost sharing.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumbawa, A Rahim S.Sos saat pembahasan program BKPP di Komisi I menjelaskan hal itu. Menurutnya, untuk membuka D1 Akuntansi, membutuhkan dana Rp 2 miliar lebih per tahun.
Sedangkan pihak STAN telah meminta Pemda Sumbawa untuk mengalokasikan anggaran sebesar Rp 252 juta pada tahap pertama yang akan diperuntukkan bagi 35 orang mahasiswa yang rencananya akan direkrut dari PNS lingkup Pemda Sumbawa. Terhadap lulusan perguruan tinggi itu, nantinya akan ditempatkan di sejumlah SKPD yang membutuhkan kualifikasi pendidikan akuntansi.
Rencana ini disikapi Komisi I DPRD Sumbawa dengan memending usulan anggaran Program STAN tersebut. Komisi ini meminta Pemda Sumbawa melalui BKPP mengawali usulan itu dengan kajian lebih mendalam, terutama terkait proses perekrutan 35 mahasiswa dari PNS.
Selain itu Komisi juga meminta BKPP untuk menginventarisasi mahasiswa (PNS) yang akan diseleksi menjadi mahasiswa STAN, sehingga diperoleh PNS yang memang memiliki kualifikasi yang berhubungan dengan masalah akuntansi.
“Kami tidak menolak anggaran STAN, hanya untuk sementara dipending guna mendapat penjelasan rasional, riil dan prioritas,” tandas Syamsul Fikri, Ketua Komisi I DPRD Sumbawa.

Sumber: www.gaungntb.com
Baca Selengkapnya...

Tahun Ini STAN Juga Membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Khusus untuk Provinsi Papua dan Papua Barat


Setelah sebelumnya STAN telah membuka Program Diploma I khusus yang bekerjasama dengan sejumlah Pemda, tahun ini STAN akan membuka Program Diploma I khusus untuk Provinsi Papua dan Papua Barat. Program khusus ini lebih bersifat umum karena dapat diikuti oleh lulusan SMA sederajat, walaupun dengan syarat tertentu yaitu merupakan putra-putri asli  Provinsi Papua dan Papua Barat. Kriteria putra-putri asli tersebut ditentukan oleh pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat.

Program pendidikan yang dapat diikuti sebagai berikut:
  1. Program Diploma I Keuangan Spesialisasi Kebendaharaan Negara (Konsentrasi Keuangan Daerah)
  2. Program Diploma I Keuangan Spesialisasi Pajak (Konsentrasi Pajak Bumi dan Bangunan)
Lama pendidikan Program Diploma I tersebut adalah dua semester dengan didahului matrikulasi selama 16 minggu dan pendidikannya diselenggarakan di Balai Diklat Keuangan di daerah.
Untuk informasi lebih jelasnya dapat dilihat di sini
Baca Selengkapnya...

Tahun Ini USM STAN Kembali Dibuka, Akan Ada Mahasiswi Kepabeanan dan Cukai


Akhirnya setelah sempat satu tahun tidak membuka kelas reguler, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) kembali membuka kembali penerimaan mahasiswa baru dari lulusan SMA sederajat. Bahkan program D3 reguler yang dua tahun kemarin tidak ada penerimaan, tahun ini kembali dibuka. Berita ini memang agak mengejutkan karena banyak orang yang pesimis kalau program diploma reguler STAN kembali dibuka, bahkan ada isu kalau STAN akan ditutup. Entah apakah ini ada hubungannya dengan menteri keuangan baru yang mempunyai kebijakan baru atau memang baru tahun ini STAN kembali membutuhkan mahasiswa D1 dan D3 reguler.

Pendaftaran USM STAN tahun 2013 akan dilaksanakan secara online (e-registrasi) melalui situs usm.stan.ac.id pada tanggal 10 s.d. 20 Juni 2013. STAN akan membuka 8 program diploma keuangan antara lain:
 1. Program Diploma I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai
 2. Program Diploma I Keuangan Spesialisasi Pajak
 3. Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
 4. Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai
 5. Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Pajak
 6. Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Penilai
 7. Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Kebendaharaan Negara
 8. Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Pengurusan Piutang dan Lelang Negara

Persyaratan pendaftaran USM STAN tahun ini tidak jauh berbeda dengan USM STAN tahun 2011. Untuk lebih jelasnya petunjuk pendaftaran USM STAN tahun 2013 dapat diunduh di sini. Yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya adalah Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai akan menerima calon mahasiswi walaupun hanya pada program D1. Agak mengejutkan juga karena seingat saya anak BC (sebutan untuk mahasiswa kepabeanan dan cukai) tidak ada mahasiswinya.
Untuk adik-adik lulusan SMA sederajat yang berminat mendaftar USM STAN tahun ini, bisa mulai mempersiapkan diri baik secara fisik maupun psikis karena tahun ini tidak hanya dilakukan tes tertulis namun dilaksanakan tes kesehatan-kebugaran dan wawancara. Cari info sebanyak-banyaknya dari kakak-kakak kelas yang pernah kuliah di STAN terutama lulusan tahun 2011 dan 2012 agar kelak tidak menyesal pada akhirnya.

Baca Selengkapnya...